Temukan Rahasia Mendesain RPP Kurikulum Merdeka Semester 2 Kelas 1 yang Menakjubkan


Temukan Rahasia Mendesain RPP Kurikulum Merdeka Semester 2 Kelas 1 yang Menakjubkan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka untuk semester 2 kelas 1 adalah perangkat ajar yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran sesuai dengan Kurikulum Merdeka yang diterapkan di Indonesia. Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.

RPP Kurikulum Merdeka memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan RPP kurikulum sebelumnya. Pertama, RPP Kurikulum Merdeka lebih fleksibel dan adaptif sehingga guru dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan belajar. Kedua, RPP Kurikulum Merdeka berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik, tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga aspek sosial, emosional, dan spiritual.

Dalam menyusun RPP Kurikulum Merdeka, guru perlu memperhatikan beberapa prinsip, yaitu:

  • Berpusat pada siswa
  • Berorientasi pada pengembangan kompetensi
  • Fleksibel dan adaptif
  • Berbasis pada pendekatan ilmiah
  • Menyediakan ruang untuk pengembangan karakter

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, guru dapat menyusun RPP Kurikulum Merdeka yang efektif dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.

rpp kurikulum merdeka semester 2 kelas 1

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka untuk semester 2 kelas 1 memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar. Berikut adalah 8 aspek kunci yang perlu diperhatikan dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka:

  • Fleksibilitas: RPP dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan belajar.
  • Relevansi: RPP dirancang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa.
  • Berpusat pada siswa: RPP berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik.
  • Berorientasi pada tujuan: RPP disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur.
  • Terdiferensiasi: RPP memperhatikan keragaman kebutuhan belajar siswa.
  • Kontekstual: RPP mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa.
  • Interaktif: RPP mendorong interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa.
  • Reflektif: RPP menyediakan ruang bagi guru untuk merefleksikan dan mengevaluasi proses pembelajaran.

Kedelapan aspek kunci ini saling berkaitan dan membentuk suatu kesatuan yang utuh dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka. Dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut, guru dapat menyusun RPP yang efektif dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.

Fleksibilitas


Fleksibilitas, Modul

Fleksibilitas merupakan salah satu aspek penting dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka. Hal ini karena RPP Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan kepada guru dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan belajar.

Kebutuhan siswa dapat berbeda-beda, baik dari segi gaya belajar, kemampuan awal, maupun minat. Oleh karena itu, guru perlu menyusun RPP yang dapat mengakomodasi keragaman kebutuhan siswa tersebut. Misalnya, guru dapat memberikan pilihan kegiatan belajar yang bervariasi, menyediakan bahan ajar yang beragam, atau menyesuaikan kecepatan pembelajaran dengan kemampuan siswa.

Selain kebutuhan siswa, kondisi lingkungan belajar juga dapat memengaruhi penyusunan RPP. Misalnya, ketersediaan sarana dan prasarana, jumlah siswa dalam kelas, atau karakteristik lingkungan sekitar sekolah. Guru perlu mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam menyusun RPP agar pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien.

Dengan menerapkan prinsip fleksibilitas, guru dapat menyusun RPP yang sesuai dengan konteks pembelajaran yang dihadapi. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa dan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar.

Relevansi


Relevansi, Modul

Prinsip relevansi dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1 menekankan pentingnya menyelaraskan pembelajaran dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa pembelajaran yang dirancang sesuai dengan tujuan, materi, dan metode yang sesuai dengan karakteristik siswa.

  • Keselarasan dengan Tujuan Pembelajaran

    RPP Kurikulum Merdeka dirancang berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur. Tujuan pembelajaran ini harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, tujuan pembelajaran untuk siswa kelas 1 adalah memahami konsep bilangan dan operasi dasar. Guru perlu menyusun RPP yang berfokus pada pencapaian tujuan pembelajaran tersebut.

  • Kesesuaian dengan Materi Pembelajaran

    Materi pembelajaran dalam RPP Kurikulum Merdeka harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran IPA, materi pembelajaran untuk siswa kelas 1 dapat meliputi pengenalan benda hidup dan benda mati. Guru perlu memilih materi pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa.

  • Pemanfaatan Metode Pembelajaran yang Tepat

    Metode pembelajaran yang digunakan dalam RPP Kurikulum Merdeka harus sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, guru dapat menggunakan metode pembelajaran berbasis bermain untuk mengajarkan keterampilan membaca dan menulis. Guru perlu memilih metode pembelajaran yang efektif dan efisien untuk mencapai tujuan pembelajaran.

  • Pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi

    RPP Kurikulum Merdeka juga harus dirancang untuk mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa. Keterampilan berpikir tingkat tinggi meliputi keterampilan berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan pemecahan masalah. Guru perlu memasukkan kegiatan-kegiatan dalam RPP yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.

Baca Juga :  Modul Ajar Kurikulum Merdeka Kelas 11: Kunci Sukses Belajar Efektif!

Dengan memperhatikan prinsip relevansi dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka, guru dapat memastikan bahwa pembelajaran yang dirancang sesuai dengan karakteristik mata pelajaran dan kebutuhan siswa. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa dan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar.

Berpusat pada siswa


Berpusat Pada Siswa, Modul

Dalam rangka mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, penyusunan RPP harus berpusat pada siswa. Artinya, RPP harus berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik, tidak hanya pada aspek kognitif tetapi juga aspek sosial, emosional, dan spiritual.

  • Mengembangkan Kompetensi Kognitif
    RPP Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengembangkan kompetensi kognitif siswa melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang menantang dan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, siswa diajak untuk memecahkan masalah matematika sederhana melalui permainan atau simulasi.
  • Mengembangkan Kompetensi Sosial dan Emosional
    RPP Kurikulum Merdeka juga dirancang untuk mengembangkan kompetensi sosial dan emosional siswa melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang melibatkan kerja sama, komunikasi, dan empati. Misalnya, dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, siswa diajak untuk bermain peran atau berdiskusi tentang topik-topik yang berkaitan dengan kehidupan sosial.
  • Mengembangkan Kompetensi Spiritual
    RPP Kurikulum Merdeka juga dirancang untuk mengembangkan kompetensi spiritual siswa melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran yang melibatkan refleksi, apresiasi, dan rasa syukur. Misalnya, dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, siswa diajak untuk membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang pentingnya bersyukur.

Dengan berpusat pada siswa dan berorientasi pada pengembangan kompetensi secara holistik, RPP Kurikulum Merdeka dapat menjadi panduan yang efektif bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang bermakna dan berdampak positif pada perkembangan siswa.

Berorientasi pada tujuan


Berorientasi Pada Tujuan, Modul

Dalam konteks RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1, prinsip berorientasi pada tujuan memegang peranan penting dalam penyusunan RPP. Prinsip ini menekankan bahwa RPP harus disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur, yang menjadi acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.

  • Tujuan Pembelajaran yang Spesifik

    Tujuan pembelajaran dalam RPP Kurikulum Merdeka harus spesifik, sehingga dapat diukur dan dievaluasi dengan jelas. Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, tujuan pembelajaran dapat dirumuskan sebagai “Siswa dapat menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dengan 20 dengan benar”.

  • Tujuan Pembelajaran yang Terukur

    Tujuan pembelajaran juga harus terukur, artinya dapat diamati dan diukur tingkat pencapaiannya. Misalnya, dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, tujuan pembelajaran dapat dirumuskan sebagai “Siswa dapat menulis cerita pendek dengan struktur yang benar dan menggunakan minimal 5 kata sifat”.

  • Tujuan Pembelajaran yang Relevan

    Tujuan pembelajaran harus relevan dengan materi pembelajaran dan kebutuhan siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran IPA, tujuan pembelajaran dapat dirumuskan sebagai “Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dan benda mati di lingkungan sekitar”.

  • Tujuan Pembelajaran yang Berjenjang

    Tujuan pembelajaran harus berjenjang, artinya disusun secara bertahap dan saling berkaitan. Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, tujuan pembelajaran untuk semester 2 kelas 1 dapat melanjutkan dan mengembangkan tujuan pembelajaran yang telah dicapai pada semester 1.

Dengan menyusun RPP berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur, guru dapat memastikan bahwa pembelajaran yang direncanakan terarah dan memiliki sasaran yang spesifik. Hal ini pada akhirnya akan memudahkan guru dalam mengevaluasi pencapaian belajar siswa dan membuat keputusan tindak lanjut yang tepat.

Terdiferensiasi


Terdiferensiasi, Modul

Prinsip terdiferensiasi dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1 sangat penting karena mengakomodasi keragaman kebutuhan belajar siswa. Setiap siswa memiliki gaya belajar, kemampuan awal, dan minat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, guru perlu menyusun RPP yang dapat memberikan kesempatan belajar yang sesuai bagi semua siswa.

Salah satu cara untuk menerapkan prinsip terdiferensiasi dalam RPP adalah dengan menyediakan pilihan kegiatan belajar. Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, guru dapat memberikan pilihan soal latihan dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Siswa yang sudah menguasai materi dapat mengerjakan soal yang lebih sulit, sedangkan siswa yang masih kesulitan dapat mengerjakan soal yang lebih mudah.

Selain pilihan kegiatan belajar, guru juga dapat memberikan pilihan bahan ajar. Misalnya, dalam mata pelajaran IPA, guru dapat menyediakan buku teks, video pembelajaran, dan artikel ilmiah sebagai bahan belajar. Siswa dapat memilih bahan ajar yang sesuai dengan gaya belajar dan minat mereka.

Baca Juga :  Temukan Rahasia Sukses Menyusun RPP Kelas 4 Kurikulum Merdeka: Panduan Super Praktis

Dengan menerapkan prinsip terdiferensiasi, guru dapat memastikan bahwa semua siswa mendapatkan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar.

Kontekstual


Kontekstual, Modul

Prinsip kontekstual dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1 menekankan pentingnya mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Hal ini dilakukan agar siswa dapat memahami konsep dan keterampilan yang dipelajari secara lebih bermakna dan relevan.

  • Contoh kehidupan nyata

    Misalnya, dalam mata pelajaran matematika, guru dapat mengajarkan konsep pecahan melalui kegiatan membagi kue atau pizza. Siswa dapat belajar tentang pecahan sambil melakukan aktivitas yang mereka sukai dan alami.

  • Penerapan dalam RPP

    Dalam RPP, guru dapat memasukkan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata siswa. Misalnya, dalam mata pelajaran IPA, guru dapat mengajak siswa untuk mengamati lingkungan sekitar dan mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan dan hewan yang ada.

  • Manfaat bagi siswa

    Dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata, siswa dapat:

    • Memahami konsep dan keterampilan dengan lebih mudah dan mendalam
    • Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah
    • Meningkatkan motivasi dan minat belajar

Dengan menerapkan prinsip kontekstual dalam RPP Kurikulum Merdeka, guru dapat membuat pembelajaran lebih bermakna dan relevan bagi siswa. Hal ini pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar.

Interaktif


Interaktif, Modul

Prinsip interaktif dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1 sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan dinamis. Prinsip ini menekankan pentingnya interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa dalam proses pembelajaran.

  • Komponen Interaksi

    Interaksi dalam RPP Kurikulum Merdeka meliputi interaksi verbal dan non-verbal. Interaksi verbal dapat berupa tanya jawab, diskusi, dan presentasi. Interaksi non-verbal dapat berupa kontak mata, bahasa tubuh, dan ekspresi wajah.

  • Manfaat Interaksi Guru-Siswa

    Interaksi antara guru dan siswa sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran. Guru dapat memberikan penjelasan dan klarifikasi langsung kepada siswa, sehingga siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam.

  • Manfaat Interaksi Antar-Siswa

    Interaksi antar siswa juga sangat bermanfaat untuk mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi siswa. Siswa dapat belajar untuk bekerja sama, menghargai pendapat orang lain, dan menyelesaikan konflik secara damai.

  • Contoh Penerapan dalam RPP

    Dalam RPP, guru dapat memasukkan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang mendorong interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa. Misalnya, guru dapat menggunakan teknik diskusi kelompok, presentasi, atau permainan peran dalam kegiatan pembelajaran.

Dengan menerapkan prinsip interaktif dalam RPP Kurikulum Merdeka, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan dinamis, yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.

Reflektif


Reflektif, Modul

Prinsip reflektif dalam penyusunan RPP Kurikulum Merdeka semester 2 kelas 1 sangat penting untuk pengembangan profesional guru dan peningkatan kualitas pembelajaran siswa. Prinsip ini menekankan pentingnya menyediakan ruang bagi guru untuk merefleksikan dan mengevaluasi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.

  • Komponen Refleksi

    Refleksi dalam RPP Kurikulum Merdeka meliputi refleksi diri dan refleksi bersama. Refleksi diri dilakukan oleh guru secara individu, sedangkan refleksi bersama dilakukan oleh guru bersama-sama dengan siswa atau rekan sejawat.

  • Manfaat Refleksi Diri

    Refleksi diri membantu guru untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Guru dapat memperoleh wawasan tentang praktik mengajar mereka sendiri dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

  • Manfaat Refleksi Bersama

    Refleksi bersama memungkinkan guru untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dengan rekan sejawat atau siswa. Guru dapat memperoleh perspektif yang berbeda dan belajar dari pengalaman orang lain.

  • Contoh Penerapan dalam RPP

    Dalam RPP, guru dapat memasukkan waktu khusus untuk refleksi. Guru dapat menggunakan jurnal refleksi atau lembar kerja untuk mendokumentasikan refleksi mereka. Guru juga dapat mengadakan diskusi refleksi dengan siswa atau rekan sejawat secara berkala.

Dengan menerapkan prinsip reflektif dalam RPP Kurikulum Merdeka, guru dapat mengembangkan keterampilan reflektif mereka, meningkatkan praktik mengajar mereka, dan pada akhirnya meningkatkan hasil belajar siswa.

Pertanyaan Umum tentang RPP Kurikulum Merdeka Semester 2 Kelas 1

RPP Kurikulum Merdeka merupakan perangkat ajar yang penting untuk melaksanakan pembelajaran yang efektif dan bermakna. Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan terkait RPP Kurikulum Merdeka Semester 2 Kelas 1:

Baca Juga :  Temukan Rahasia Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Kelas 1 SD dengan Kurikulum Merdeka!

Pertanyaan 1: Apa saja aspek penting yang perlu diperhatikan dalam menyusun RPP Kurikulum Merdeka?
RPP Kurikulum Merdeka perlu memperhatikan aspek fleksibilitas, relevansi, berpusat pada siswa, berorientasi pada tujuan, terdiferensiasi, kontekstual, interaktif, dan reflektif.Pertanyaan 2: Bagaimana cara menerapkan prinsip fleksibilitas dalam RPP Kurikulum Merdeka?
Prinsip fleksibilitas dapat diterapkan dengan menyesuaikan RPP sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan belajar, sehingga pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efisien.Pertanyaan 3: Apa yang dimaksud dengan RPP yang berorientasi pada tujuan?
RPP yang berorientasi pada tujuan adalah RPP yang disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur, sehingga pembelajaran terarah dan memiliki sasaran yang spesifik.Pertanyaan 4: Mengapa prinsip terdiferensiasi penting dalam RPP Kurikulum Merdeka?
Prinsip terdiferensiasi penting karena mengakomodasi keragaman kebutuhan belajar siswa, sehingga semua siswa mendapatkan kesempatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.Pertanyaan 5: Bagaimana cara mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa dalam RPP Kurikulum Merdeka?
Prinsip kontekstual dapat diterapkan dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa, sehingga siswa dapat memahami konsep dan keterampilan yang dipelajari secara lebih bermakna dan relevan.Pertanyaan 6: Apa manfaat menerapkan prinsip reflektif dalam RPP Kurikulum Merdeka?
Prinsip reflektif membantu guru untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran, sehingga guru dapat mengembangkan keterampilan reflektif mereka dan meningkatkan praktik mengajar.

Dengan memahami dan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, guru dapat menyusun RPP Kurikulum Merdeka yang efektif dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.

Baca juga: Panduan Menyusun RPP Kurikulum Merdeka yang Efektif

Tips Menyusun RPP Kurikulum Merdeka Semester 2 Kelas 1

Dalam menyusun RPP Kurikulum Merdeka untuk semester 2 kelas 1, guru dapat mengikuti beberapa tips berikut:

Tip 1: Perhatikan Aspek Penting RPP

Perhatikan aspek fleksibilitas, relevansi, berpusat pada siswa, berorientasi pada tujuan, terdiferensiasi, kontekstual, interaktif, dan reflektif dalam menyusun RPP.

Tip 2: Terapkan Prinsip Fleksibilitas

Sesuaikan RPP sesuai dengan kebutuhan siswa dan kondisi lingkungan belajar untuk pembelajaran yang efektif dan efisien.

Tip 3: Buat RPP Berorientasi pada Tujuan

Susun RPP berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur sehingga pembelajaran terarah dan memiliki sasaran yang spesifik.

Tip 4: Terapkan Prinsip Terdiferensiasi

Akomodasi keragaman kebutuhan belajar siswa dengan menyediakan pilihan kegiatan belajar dan bahan ajar yang sesuai.

Tip 5: Kaitkan Materi dengan Kehidupan Nyata

Buat pembelajaran lebih bermakna dan relevan dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata siswa.

Tip 6: Manfaatkan Prinsip Interaktif

Dorong interaksi antara guru dan siswa, serta antar siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sosial siswa.

Tip 7: Terapkan Prinsip Reflektif

Sediakan waktu khusus untuk refleksi dalam RPP agar guru dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran.

Dengan menerapkan tips-tips ini, guru dapat menyusun RPP Kurikulum Merdeka yang efektif dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.

Baca juga: Panduan Menyusun RPP Kurikulum Merdeka yang Efektif

Kesimpulan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kurikulum Merdeka untuk semester 2 kelas 1 merupakan perangkat penting dalam pelaksanaan pembelajaran yang bermakna dan efektif. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip fleksibilitas, relevansi, berpusat pada siswa, berorientasi pada tujuan, terdiferensiasi, kontekstual, interaktif, dan reflektif, guru dapat menyusun RPP yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan belajar.RPP Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi guru untuk berinovasi dan membuat pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Pemanfaatan prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Guru memiliki peran penting dalam menyusun dan melaksanakan RPP secara kreatif dan inovatif agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan berpusat pada siswa.

Images References


Images References, Modul

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *