Gambar Ikan Arwana

Penyakit Ikan Arwana

Penyakit Ikan Arwana – setiap pemilik ikan hias pasti akan sedih jika ikan yang mereka pelihara sakit, apalagi ikan arwana. Akan sangat disayangkan jika waktu dan uang yang sudah dikeluarkan berujung terbuang sia-sia. Penyakit ini berasal dari 2 sumber, yakni organisme parasit dan non-parasit.

 

Organisme parasit adalah penyakit yang berasal dari jamur, bakteri, cacing, atau virus.  Adapun non-parasit adalah penyakit yang berasal dari faktor lingkungan sekitar. Seperti stres, air yang kurang cocok, suhu yang tidak sesuai, makanan yang tidak sesuai, kekurangan oksigen, dan lain sebagainya.

 

Nah, bagi sobat yang ingin tahu tentang apa saja penyakit ikan arwana, kami akan mengulasnya di bawah ini.

 

Penyakit Gigit Ekor

 

Saat terkena penyakit ini ikam akan gelisah dan berenang cukup cepat, tidak jarang ikan menggigit ekornya sediri dan akhirnya sebagian ekor atau siripnya hilang karena sobek. Penyakit ini disebabkan oleh parasit uang tinggal di ekor ikan yang menyebabkan rasa gatal, sehingga ikan akan berenang dan mencoba menghilangkannya dengan cara menggigitnya.

 

Untuk mengobatinya, pindahkan ikan ke tempat yang steril dan berikan obat tetes tropical medicine kemudian biarkan selama beberapa hari. Sobat dapat mengganti air dan mengulanginya lagi setelah 3 hari.

 

Gejala Malas Makan

 

Gejala ini dapat timbul karena sobat terlalu sering memberikan makanan kepada ikan. Untuk mengembalikan nafsu makannya, coba untuk tidak memberi makan selama 2-3 hari. Kemudian berikan jenis makanan yang berbeda-beda dan selang seling setelah puasanya selesai.

Baca Juga :  Harga Ikan Asin

 

Penyakit Jamuran

 

Gejala awal penyakit ini adalah munculnya bintik-bintik putih pada punggung ikan yang kemudian menghitam. Biasanya hal ini terjadi karena kotornya air yang ada di aquarium. Untuk mencegahnya, sobat dapay mengecek kebersihan aerator secara berkala. Bersihkan juga hiasan dan dinding aquarium agar tidak berjamur dan berlumut.

 

Adapun untuk mengobatinya, sobat dapat mengatur suhu air aquarium agar berada pada 30°C. Jangan lupa berikan garam ikan pomate. Biasanya jamur ini akan hilang setelah beberapa hari.

 

Penyakit Akibat Bakteri

 

Gejala penyakit ini adalah muncul bintik berwarna merah, sisik ekor terkelupas, dan sisik lainnya ikut memerah seperti lecet terluka. Penyakit ini berasal dari bakteri yang masuk melalui sela-sela sisik ikan.

 

Untuk mengobatinya, sobat dapat mengkarantina ikan yang sakit ke aquarium terpisah lalu berikan garam ikan dan obat antibakteri untuk ikan. Tunggu selama satu hari dan ulangi hal tersebut selama seminggu penuh.

 

Mata juling

 

Penyakit ini cukup umum terjadi, hal ini dikarenakan pemberian pakan yang kecil dan hanya mengambang saja. Minimnya sinar matahari juga dapat menyebabkan mata juling.

 

Untuk mengobatinya, sobat dapat memindahkan ikam ke tempat yang terdapat cukup sinar matahari. Berikan juga makanan yang jangan mengambang saja, sobat dapat memberikan beraneka macam makanan. Berikan secara selang-selinh selama beberapa minggu ke depan.

 

Sisik Menghitam dan Membusuk

 

Untuk mengatasi hal ini, sobat dapat memberikan ammonium sulfate kepada ikan dengan perbandingan 200 mg/kg berat ikan. Adapun untuk mencegahnya, sobat dapat mengganti air secara rutin dan jangan menunggu hingga air aquatium kotor.

 

Dubur Merah dan Membengkak

 

Baca Juga :  Ikan Air Tawar

Sobat juga dapat memberikan ammonium sulfate pada ikan arwana yang duburnya merah dan membengkak. Umumnya kondisi ikan ini terjadi karena pemberian makanan yang kurang bersih, sehingga ikan kesulitan mengeluarkan kotorannya.

 

Sobat dapat membaca artikel seputar penyakit ikan lainnya di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.