Perbedaan Ketakutan Biasa Dengan Fobia

Berikut.id – Perbedaan Ketakutan Biasa Dengan Fobia. Kata Fobia memang sering kita dengar, namun kadang kita rancu antara fobia dengan ketakutan bias, sebetulnya apa si apa perbedaan ketakutan biasa dengan fobia?

Pada pembahasan kali ini, kita akan ulas terkait Fobia dan ketakutan non fobia, atau ketakutan biasa.

Pengertian Fobia

Fobia adalah ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya.

Contoh fobia:

• Ofidiofobia: fobia terhadap ular
• Koulrofobia: fobia terhadap badut
• Arakhnofobia: fobia terhadap laba-laba
• Astrafobia: fobia terhadap guntur dan kilat

Apa yang dapat kalian lakukan jika teman kalian mengalami gejala fobia?

Bantulah agar dia bisa tenang, misalnya dengan :

• memeluknya;
• mengajaknya menjauh dari benda yang membuatnya takut, atau
• mengalihkan perhatiannya ke hal lain.

Gejala fobia:

• Jantung berdebar keras
• Tubuh gemetar
• Menangis
• Leher terasa tercekik
• Mual
• Selalu ingin buang air kecil
• Sesak napas
• Sakit kepala hebat
• dan lain-lain

Pengertian Ketakutan

Apa arti dari kata ketakutan?

Ketakutan adalah suatu tanggapan emosi terhadap ancaman. Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yang terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, seperti rasa sakit atau ancaman bahaya.

Nah untuk memudahkan lagi pemahaman tentang fobia, berikut bacaan tentang ” Fobia ” :

Suka dan Tidak Suka

Arisan keluarga adalah hari yang ditunggu-tunggu Ardi. Saat arisan, para om dan tante datang bersama anak-anak mereka. Ini berarti Ardi bisa bermain bersama sepupu-sepupunya itu. Sepupu adalah saudara senenek atau saudara misan.

Awalnya mereka memainkan kartu permainan milik Rio. Ternyata Rio memiliki banyak sekali kartu permainan. “Hobiku memang mengoleksi kartu permainan,” kata Rio.

Mulailah yang lain juga menceritakan hobi masing-masing. Lita suka membaca. Buku cerita miliknya sudah puluhan. Bobi si kecil dengan malu-malu menunjukkan kaus kaki warna-warni yang dipakainya. Mengumpulkan kaus kaki adalah kesukaannya. Tara suka menggambar. “Aku selalu membawa krayon dan buku gambar ke mana-mana,” kata Tara sambil menunjukkan gambar yang sedang dibuatnya.

Ardi terdiam. Apa, ya, hobinya? Hampir saja Ardi mengira dia tidak punya hobi. Ketika Deri menceritakan pengalaman pertama yang membuatnya suka berenang, Ardi segera ingat. “Aku suka memelihara kura-kura!” serunya. “Di halaman samping ada dua.”

Segera saja sepupunya ribut ingin melihat kura-kura Ardi, kecuali Bobi. Bobi takut dengan kura-kura. Tara tidak suka kura-kura, tetapi dia tetap ikut berjalan ke halaman.

Tahu-tahu Rio menjerit ketakutan. “Itu! Itu!” teriaknya menunjuk ke arah tanaman. Bahunya berguncang, dia mulai menangis. Setelah dilihat, ternyata yang ditunjuk Rio adalah laba-laba besar yang bersarang di antara pohon mangga dan tanaman.

“Laba-laba itu baik, kok,” kata Ardi. “Aku membiarkannya di sana supaya dia menangkap nyamuk-nyamuk yang ada di taman.”

Namun, tangisan Rio makin keras dan tak terkendali. Om Danu, ayah Rio, terpaksa menggendong Rio masuk ke rumah.

Di dalam rumah Rio mulai tenang walaupun sesekali masih terdengar isaknya.

Om Danu kemudian bercerita. “Rio memang sangat takut dengan laba-laba.”

“Ah, masa Rio sebesar itu takut dengan laba-laba sekecil itu,” kata Ardi.

“Kamu sebesar itu juga takut dengan kecoa kecil,” Mama meledek Ardi. Ardi tertawa. “Wah, iya juga, ya. Tapi, aku kan tidak sampai menangis.”

“Aku tidak menangis kalau ada kura-kura atau laba-laba,” ujar Bobi. “Aku hanya takut.”

“Tidak apa-apa,” kata Om Danu sambil membelai kepala Bobi.

“Itu biasa kok. Orang dewasa juga biasa takut dengan sesuatu. Tapi, ada orang yang sangat takut dengan sesuatu sampai panik dan tidak bisa mengendalikan diri. Ketakutannya berlebihan. Itu disebut fobia. Nah, Rio fobia terhadap laba-laba.”

“Apa fobia bisa dicegah, Om?” tanya Deri.

“Setahu Om, tidak bisa Deri. Ada penyebab yang terkadang tidak bisa dijelaskan dan hanya bisa dirasakan oleh penderita fobianya.

Namun, bercerita dengan teman atau keluarga bisa membantu.

Sebaiknya, berkonsultasi dengan tenaga ahli seperti dokter atau psikolog untuk mendapatkan terapi.”

Ardi mengerti sekarang. “Maaf, Rio,” katanya.

Hmmm… bagaimana caranya supaya Rio tetap bisa melihat kura-kura, ya? Kolam tempat kura-kura memang di dekat sarang laba-laba itu. Oh, Ardi tahu! Dia bisa membawa masuk kura-kuranya.

Cerita oleh Dian Kristiani ( disunting dari buku siswa kelas 4 Kurikulum Merdeka )

Baca kembali cerita “Tak Muat Lagi” dan cerita “Suka dan Tidak Suka.” Adakah kata-kata yang baru bagi kalian? Dapatkah kalian menebak artinya?

Baca Juga :  Kisah Perjalanan Hijrah Nabi Muhammad saw (Part 1)

Untuk menemukan arti kata pada kamus bisa dilakukan dengan menggunakan dua cara, pertama menggunakan kamus cetak kedua menggunakan kamus online. Nah caranya bagaimana ? Sobat bisa cek disini ” Cara Mencari Kata di Dalam Kamus “

Kata – Kata Baru Cerita Tak Muat Lagi

Polkadot : Arti menurut saya Polkadot itu adalah warna dengan bulatan – bulatan didalamnya

Arti Polkadot Menurut kamus kkbi onlie :

pol.ka.dot

  • n corak pada kain berbentuk bulatan (berbagai ukuran) dengan jarak yang sama, biasanya di atas dasar yang polos

Mematut : Arti menurut saya adalah berdandan

Arti Mematur Menurut kamus kbbi online :

patut » me.ma.tut

  • mengatur supaya baik; memperbaiki: ia ~ kata yang kurang tepat pemakaiannya
  • berdandan dan sebagainya supaya elok rupanya; bersolek: lama ia ~ dirinya di depan cermin

Kata – Kata Baru Cerita Suka Tidak Suka

Fobia : Arti menurut saya adalah ketakutan yang berlebihan

Arti Fobia menurut kbbi online :

fo.bi.a
bentuk tidak baku: fobi

  • n ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya

Berkonsultasi : Arti menurut saya adalah mencari pendapat dan saran serta masukan dari orang lain

Arti Berkonsultasi menurut kbbi online :

konsultasi » ber.kon.sul.ta.si

  • bertukar pikiran atau meminta pertimbangan dalam memutuskan sesuatu (tentang usaha dagang dan sebagainya): tokoh-tokoh bank berkumpul di Jakarta dan saling ~ untuk memecahkan masalah perkreditan
  • meminta nasihat (tentang kesehatan, pendidikan, dan sebagainya)

psikolog : Arti Psikolog menurut saya adalah orang ahli dalam psikologi

Arti BPsikolog menurut kbbi online :

n ahli psikologi

psi.ko.lo.gi

  •  ilmu yang berkaitan dengan proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada perilaku; ilmu pengetahuan tentang gejala dan kegiatan jiwa
Baca Juga :  Jawaban Informatika Kelas 7 Aktivitas TIK-K7-03 Pencarian Informasi Halaman 50 51 52 53 Kurikulum Merdeka

Contoh Kalimat menggunakan kata-kata baru dari Cerita ” Tak Muat Lagi ” dan Cerita ” Suka dan Tidak Suka “

  • Polkadot : Andi memakai baju polkadot saat berlibur ke pantai
  • Mematut : Ria selalu mematut didepan kaca sebelum berangkat kesekolah
  • Fobia : Anton ternyata fobia badut dan lari saat melihat badut di jalan
  • Berkonsultasi : Rio selalu berkonsultasi kepada gurunya sebelum mengerjakan tugasnya
  • Psikolog : Kakaku mengambil jurusan Psikolog saat mendaftar kuliah kemarin

Kesimpulan :

Itulah Perbedaan Ketakutan Biasa Dengan Fobia. Ketakutan merupakan respons normal dan sehat yang dialami setiap orang kala menghadapi ancaman. Namun saat rasa takut berubah ke arah yang berlebihan ini bisa diartikan sebagai fobia.

FAQ

Apa yang dimaksud fobia ?

Fobia adalah ketakutan yang sangat berlebihan terhadap benda atau keadaan tertentu yang dapat menghambat kehidupan penderitanya.

Apa Perbedaan Fobia dan Ketakutan Biasa ?

Ketakutan merupakan respons normal dan sehat yang dialami setiap orang kala menghadapi ancaman. Namun saat rasa takut berubah ke arah yang berlebihan ini bisa diartikan sebagai fobia.

Rekomendasi :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.