Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas
Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas

Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas

Berikut.id – Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas. Teman, kalian telah mengetahui sifat-sifat zat padat, zat cair dan gas. Namun tahukah kalian mengapa zat padat umumnya keras, sulit berubah bentuk dan tidak mudah ditekan? Atau mengapa zat cair dapat berubah bentuk sesuai wadahnya? Dan mengapa gas adalah materi yang paling mudah ditekan?

 

Perbedaan sifat antara tiga wujud zat ini dapat dijelaskan melalui model partikel. Model biasanya digunakan oleh ilmuwan untuk menjelaskan mengenai sesuatu yang sangat kecil, yang tidak dapat dilihat agar dapat dipahami cara kerjanya. Sementara partikel adalah bagian terkecil yang ada dalam materi. Partikel-partikel yang ada dalam materi ini, selalu bergerak dan ada tarikan antara partikel yang satu dengan partikel lainnya. Nah, ternyata keadaan partikel-partikel dalam zat padat, zat cair dan gas berbeda-beda.

 

Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas

Lakukanlah Aktivitas di bawah ini untuk menirukan model keadaan partikel pada ketiga wujud zat yang berbeda-beda.

Kalian dan teman kalian akan menjadi model partikel dalam zat padat, cair dan gas.

1. Zat Padat

Sebanyak enam siswa perempuan akan menirukan partikel dalam zat padat. Kalian (semua anak perempuan) membentuk tiga baris dan berdiri sangat rapat, tidak ada jarak satu dengan yang lain. Namun ingatlah bahwa partikel selalu bergerak. Karena tidak ada ruang untuk bergerak, maka partikel dalam zat padat hanya bergetar. Jadi kalian harus menggetarkan tubuh kalian. Dengan mempertahankan jarak yang sangat dekat ini, cobalah bergerak. Agak sulit bukan? Apakah kalian dapat menghubungkan keadaan partikel dalam zat padat dengan sifat zat padat yang sulit berubah bentuk dan tidak bisa ditekan?

Baca Juga :  Menghormati dan Menghargai Orang yang Berbeda Agama

 

2. Zat Cair

Guru kalian akan memilih siswa-siswa untuk menirukan partikel dalam zat cair dengan cara membentuk tiga barisan yang teratur dengan ada sedikit jarak antara siswa. Kalian dapat melakukan lencang depan untuk mengatur jarak ini. Lalu berpasanganlah dan berpegang satu tangan. Sekarang bergeraklah dengan terus mempertahankan jarak yang sama satu sama lain. Kemudian tetaplah bergerak untuk membuat satu barisan panjang. Lalu kembali bentuk barisan seperti semula. Dapatkan kalian bergerak?

Nah, keadaan ini menunjukkan partikel-partikel dalam zat cair memiliki jarak sehingga partikel-partikel ini dapat bergerak. Sehingga cairan memiliki volume yang tetap, bisa mengalir dan berubah bentuk sesuai wadahnya.

 

3. Gas

Sebanyak enam siswa laki-laki dapat menjadi partikel dalam gas. Berdirilah berjauhan satu sama lain, kira-kira berjarak 1 meter. Lalu bergeraklah dengan bebas secara cepat ke segala arah. Hati-hatilah agar tidak bertubrukan dengan teman kalian.

Partikel-partikel dalam gas memiliki jarak yang sangat jauh sehingga sangat mudah bergerak. Juga dapat kalian perhatikan bahwa volume gas dapat berubah-ubah, demikian pula bentuknya. Sekarang kalian dapat memberikan alasan mengapa gas paling mudah ditekan, bukan?

 

Model Partikel dalam Zat Padat, Cair, dan Gas
 

Berdasarkan percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa:

1. Berdasarkan susunan partikel penyusun zat, pada zat padat sangat rapat, pada zat cair cukup renggang, sedangkan pada zat gas sangat renggang.

2. Berdasarkan ikatan partikelnya, pada zat padat ikatannya sangat kuat, pada zat cair ikatannya agak lemah, sedangkan pada zat gas ikatannya sangat lemah.

3. Berdasarkan gerakan partikel penyusunnya, pada zat padat gerakannya sangat terbatas, pada zat cair gerakannya agak bebas, sedangkan pada zat gas gerakannya sangat bebas.

Semoga bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *