Mengatasi dan Penyebab Hardisk Lemot / Lambat Pada Pc atau Laptop

berikut.id – Mengatasi dan Penyebab hardisk Lemot / Lambat Pada Pc atau Laptop. Harddisk  atau Hard Disk drive merupakan sebuah komponen perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sekunder seperti : gambar, video, dokumen penting dan lainnya.  Maka dari itu fungsi dari harddisk ini sangat penting mengingat ini sebagai penyimpan data.

Mengatasi Hard disk yang lemot bisa dilakukan dengan mudah. akan tetapi ada rasa kesal akibat hardisk yang lemot pada saat digunakan ketika kita ingin membuka berkas atau video yang ada didalamnya, Karena tidak sedikit pengguna hardisk external yang menggunakannya untuk menunjang pekerjaan mereka.

Namun, berbagai masalah pada harddisk seringkali membuat kesal. Masalah seperti : harddisk lemot, bad sector yang membuat pengguna dapat terhambat dalam mengerjakan sesuatu. Penyebab dan cara mengatasi Harddisk lambat.

Penyebab dan cara mengatasi Harddisk lambat.

1. Kapasitas Hardisk Penuh

Penyebab hard disk yang lemot ialah kapasitas yang ada di dalam hard disk sudah penuh, itu dapat membuat kinerja hard disk tidak dapat berjalan sepenuhnya. Bahkan, kejadian ini seringkali membuat komputer hank / mati secara tiba-tiba.

Harddisk Lemot Karena FULL

Terutama apabila kita menyimpan data di partisi yang sama dimana sistem operasi diinstall, yaitu biasanya di drive C:

Cara yang dapat anda lakukan untuk mengatasi ini adalah dengan menghapus / menguninstall aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan untuk pekerjaan anda. dan cara lainnya adalah mengganti hard disk dengan mengupgrade penyimpanan ke yang lebih tinggi. Pastikan hardisk memiliki space kosong 15% – 20%. Misalnya kalau drive C kita berukuran 90 GB maka selalu usahakan Sisakan 15 GB atau lebih akah lebih bagus.

Baca Juga :  Mengenal Distro Linux dan Macam-Macam Distro Linux Ringan dan Cepat

2. Melakukan Defragmen Hardisk

Sebuah data atau file dikatakan terfragmentasi saat file tersebut tidak tersusun secara berdekatan dalam media penyimpanan fisik hardisk. Atau dengan kata lain, file tersimpan secara berantakan sehingga akan memperlambat kerja sistem saat melakukan pencarian data.

Data yang terfragmentasi ini biasanya terjadi karena aktifitas penyimpanan dan penghapusn data, install dan uninstall software aplikasi dan aktifitas lainnya.

Untuk mengatasinya, kita bisa menjalankan proses defragmentasi hardisk dengan tool bawaan windows yaitu Windows Defragmenter.

Selain itu, buat partisi khusus, misal drive D, untuk menyimpan data dan Drive C untuk sistem operasi dan software aplikasi saja.

3. Banyaknya Temporary File

Temporary file adalah file yang terbentuk secara otomatis saat kita melakukan aktifitas seperti install software, membuka dokumen, browsing internet dan lain sebagainya.

Temporary file ini terus bertambah dan saat jumlahnya sudah terlalu besar, akan menyebakan hardisk lemot saat diakses.

Cara mengatasinya, jalankan secara rutin aplikasi Disk Cleanup bawaan Windows untuk menjaga temporary file tetap minim dan tidk membebani sistem.

Melakukan disk clean up adalah salah satu cara memperbaiki hardisk lemot yang cukup efektif. Cara ini dilakukan dengan membersihkan file sampah dari sistem ataupun cache dari berbagai aplikasi. Untuk melakukan cara ini, Anda dapat melakukannya menggunakan aplikasi bawaan komputer Anda. Berikut adalah langkah-langkahnya.

Buka menu This PC dan klik kanan pada Drive C

Hal pertama yang harus dilakukan untuk Disk Clean Up adalah membuka menu This PC. Di dalam menu tersebut, kemudian temukan icon Drive C atau OS (C). Kemudian klik kanan pada menu Drive C tersebut untuk dapat melanjutkan ke proses selanjutnya.

Buka menu This PC dan klik kanan pada Drive C

Pilih tab General dan klik Disk Clean Up

Pilih tab General yang ada pada jendela Windows yang muncul. Pada tab General terdapat menu Disk Clean Up, klik menu tersebut dan tunggu beberapa saat. Tersebut dan tunggu beberapa saat.

Baca Juga :  Xiaomi Kembali Menghadirkan Mi Mix Fold 2

Pilih tab General dan klik Disk Clean Up

Pilih file sampah yang akan Anda sampah

Setelah menunggu beberapa saat, terdapat Windows Box yang akan muncul dan menampilkan daftar file sampah yang memenuhi disk Anda. Pilih lah file-file yang akan Anda hapus kemudian klik OK.

Pilih file sampah yang akan Anda sampah

4. Terdapat Bad Sector Pada Partisi Hardisk

Bad Sektor pada hardisk juga merupakan penyebab utama hardisk menjadi lemot. hal ini bisa kita maklumi karena pada ssat sistem mencari data dan datanya terdapat pada sektor yang rusak ini, maka proses read / write akan terganngu.

Harddisk Lemot

untuk mengatasinya, lakukan terlebih dahulu pengecekan apakah bad sectornya masih bisa diperbaiki oleh siftware atau tidak. Apabila tidak bisa diperbaiki, maka kemungkinan bad sectornya terjadi secara fisik sehingga kemungkinan besar hardisk harus diganti.

5. Tegangan Power Suply Bermasalah

Supply tegangan yang kurang atau tidak stabil bisa menyebakan hardisk tidak berfungsi secara optimal dan bahkan bisa merusak hardisk terebut.

Olehkarena itu pastikanpower supply berfungsi dengan baik sehingga bisa mensupply daya sesuai dengan kebutuhannya.

6. Sistem Operasi Eror atau Corupt

Hardisk yang terasa lemot juga bisa disebabkan karena adanya masalah pada sistem operasi, misalnya karena adanya windows update yang tidak atau file sistem yang rusak.

Untuk mengatasinya, pertama bisa dilakukan dengan melakukan Scan hardisk, Update windows dan driver atau apabila perlu lakukan reset windows atau reinstall sistem operasi.

7. Usia Hardisk sudah Lama

Faktor usia hardisk bisa juga menjadi penyebab hardisk menjadi lemot. Terutama apabila hardisk tersebut tidak dirawat dan memiliki load kerja yang tinggi seperti misalnya hardisk yang digunakan untuk rekaman CCTV, file sharing, editing video lainnya.

Untuk hardisk yang telah berusia diatas 5 tahun, maka harus siap-siap untuk diganti atau diupgrade dengan SSD sebagai penggantinya

Baca Juga :  PCI-e Riser atau Riser Card

Demikianlah 10 Penyebab Hardisk menjadi lemot. Apabila hardisk tidak bisa diperbaiki maka sebaiknya upgrade laptop menggunakan SSD untuk performa yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.