Jenis Kapal Berdasarkan Material Pembuatannya, Simak Penjelasan Berikut !

Jenis Kapal Berdasarkan Material Pembuatannya – Kapal sebagai alat transportasi laut (sungai dan sebagainya) memiliki beragam fungsi dan kegunaan. Berdasarkan hal tersebut, sudah tentu kapal terdiri dari berbagai jenis. Pembagian jenis-jenis kapal tersebut didasarkan pada berbagai hal, di antaranya berdasarkan material pembuatannya, berdasarkan fungsi operasionalnya, dan ada pula yang berdasarkan alat penggerak utamanya. Berikut pemaparan lebih detail mengenai jenis-jenis kapal yang wajib untuk kalian ketahui.

Jenis Kapal Berdasarkan Material Pembuatannya

Salah satu pengelompokan jenis kapal ialah berdasarkan material pembuatannya. Berikut penjelasan mengenai jenis kapal berdasarkan material yang digunakan untuk pembuatan kapal tersebut.

Kapal Kayu (Wooden Boat/Wooden Vessel)

Jenis Kapal Berdasarkan materialnya yang pertama adalah kapal Kayu, Yuk simak penjelasanya ! Apakah di daerah tempat tinggalmu terdapat tempat pembangunan kapal kayu? Jika ada, apakah kamu ingin mengembangkan produk kapal kayu tersebut menjadi lebih inovatif dan berkualitas?.

Dari hasil pengamatan gambar di atas, proses pembuatan kapal kayu dilakukan secara konvensional dengan menggunakan peralatan yang sederhana. Tugas kalian di masa depan ialah mengembangkan teknologi pembuatan kapal kayu atau mungkin produk pengganti kayu yang lebih inovatif, modern, serta lebih ramah terhadap lingkungan.

Pada saat ini kapal kayu masih digunakan karena memiliki karakteristik lebih ringan dan mudah dibentuk, namun untuk saat ini material pembuatannya cukup sulit didapat. Pembuatan kapal kayu didasarkan pada perencanaan dan perancangan yang di dalamnya terdapat perencanaan jenis kayu berdasarkan kelas kuat dan kelas awetnya. Semakin besar kapal, maka jenis kayu yang pilih dalam pembuatan kapal juga memiliki kelas kuat dan awet yang lebih baik. Saat ini kapal kayu digunakan sebagai kapal ikan konvensional, kapal wisata, dan kapal latih.

Baca Juga :  Teknik Pengukuran yang Benar

Kapal Fiber (Fiberglass Boat)

Jenis Kapal Berdasarkan materialnya yang kedua adalah Kapal Fiber (Fiberglass Boat), Yuk simak penjelasanya ! Apakah kalian pernah melihat proses pembangunan kapal fiberglass?. Pembuatan kapal fiberglass biasanya dilakukan dengan menggunakan 3 metode, yaitu manual (hand lay – up), spray-up, atau menggunakan vacuum infusion.

Kapal fiberglass memiliki karakteristik lebih ringan, mudah dibentuk, dan materialnya mudah didapat. Kapal fiberglass dapat menggantikan fungsi kapal kayu. Namun, di beberapa negara maju kapal fiberglass tidak digunakan karena dianggap memiliki dampak pencemaran terhadap lingkungan. Tugas kalian di masa depan ialah mengembangkan proses, bentuk, ataupun inovasi
pembangunan kapal fiberglass dengan lebih modern, inovatif, dan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan nantinya.

Metode yang digunakan dalam pembangunan kapal fiberglass saat ini, yaitu:

1) Metode Manual (Hand Lay-Up)

Pengaplikasian metode manual (hand lay-up) dilakukan setelah dibuat cetakan kapal, kemudian serat kaca dan cairan resin yang telah diberikan hardener (katalis) diaplikasikan menggunakan kuas atau roll di atas cetakan sesuai perencanaan ketebalan lapisan.

2) Metode Spray-Up

Metode Spray-Up dilakukan dengan cara meletakkan serat glass pada cetakan kemudian resin disemprotkan menggunakan spray gun dengan tekanan angin yang berasal dari kompresor. Dalam menggunakan metode spray-up, volume katalis yang digunakan haruslah melalui perencanaan agar resin tidak mengeras pada spray gun. Dalam metode ini terdapat tambahan bahan yang dapat mengencerkan resin agar lebih mudah diaplikasikan.

3) Vacuum Infusion

Pada pengaplikasian metode vacuum infusion, serat kaca ditata di atas cetakan sesuai perencanaan ketebalan kemudian cairan resin yang telah diberikan hardener diaplikasikan menggunakan alat vakum khusus hingga proses laminasi merata sesuai rencana.

Dari ketiga cara tersebut, setelah lapisan bagian kapal yang dicetak mengering, kemudian dilepas dari cetakan dan dilakukan finishing. Finishing pada kapal fiberglass meliputi perapian bentuk, pendempulan, pengecatan dasar, dan pengecatan akhir. Saat ini kapal fiberglass banyak
digunakan untuk kapal ikan, kapal wisata, ataupun kapal patroli perairan pantai.

Baca Juga :  Jawaban Modul 2 Asesmen Pembelajaran

Kapal Baja (Steel Ship/Steel Vessel)

Berdasarkan gambar di atas, proses manufaktur kapal baja melalui proses perakitan dan pengelasan. Kapal baja memiliki karakteristik kuat terhadap kekuatan tekuk dan materialnya mudah didapat, namun proses pembuatannya lebih sulit dari kapal fiberglass dan kayu. Pembuatan kapal baja didasarkan pada perencanaan dan perancangan yang sangat kompleks melalui banyak tahapan. Saat ini kapal baja sangat mudah dijumpai sebagai kapal niaga, kapal perang, kapal wisata, kapal pandu, dan lain-lain

Kapal Aluminium (Aluminium Ship)

Kapal aluminium memiliki karakteristik mudah dibentuk, ringan, dan materialnya mudah didapat, namun biaya pembuatan kapal aluminium sangat tinggi. Kapal aluminium dibentuk menggunakan pengelasan. Kapal aluminium banyak dijumpai pada kapal perang, kapal
partoli, ataupun kapal lainnya yang membutuhkan performa kecepatan kapal. Pemilihan tersebut dilakukan karena kapal aluminium dapat membuat kapal jauh lebih ringan dan meningkatkan performa kapal.

Kapal Beton (Ferro Cement Ship)

Kapal ferro cement memiliki karakteristik mudah dibentuk dan materialnya mudah didapat, namun lemah terhadap getaran. Kapal ferro cement menggunakan konstruksi berbahan dasar besi beton atau round bar yang berfungsi sebagai penguat konstruksi dalam semen yang kemudian dilapisi oleh semen/beton yang membentuk badan kapal. Kapal ferro cement digunakan di perairan yang tenang serta minim ombak dan getaran. Kapal ferro cement berfungsi sebagai dermaga apung, dock apung, ataupun kapal niaga.

Kesimpulan

Itulah Jenis Kapal Berdasarkan Material Pembuatannya, semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar