Apa yang Dimaksud dengan Diagram Alir dan Cara Membacanya

Apa yang Dimaksud dengan Diagram Alir dan Cara Membacanya

Pengertian Diagram Alir – Halo sobat berikut ini akan kami jelaskan pengertian dari diagram alir serta dengan lengkap menjelaskan sekalian bagaimana sih cara membaca diagram alir dengan benar ini juga terdapat dalam materi di buku informatika untuk kelas 10 bab 7 algoritma dan pemrograman simak baik-baik penjelasan dibawah ini.

Apa yang dimaksud dengan diagram alir?

Diagram alir adalah representasi grafis dari langkah-langkah atau proses yang diambil dalam suatu tindakan atau aktivitas. Tujuan utama dari diagram alir adalah untuk menyajikan informasi secara visual agar lebih mudah dipahami. Diagram alir biasanya digunakan dalam berbagai bidang seperti rekayasa, pemrograman, manajemen proyek, dan proses bisnis untuk menggambarkan urutan langkah-langkah yang harus diambil atau diproses.

Pada bagian ini, kalian akan mempelajari dua cara untuk merepresentasikan algoritma, yaitu diagram alir dan pseudocode. Untuk itu, kalian perlu mempelajari teknik untuk membaca suatu algoritma (yang disebut penelusuran atau tracing) dan cara untuk menuliskan suatu algoritma. Perlu diingat bahwa menulis algoritma berbeda dengan menulis program. Program ditulis agar dapat dipahami oleh mesin, sedangkan algoritma ditulis agar dapat dipahami oleh manusia. Untuk program yang sederhana, algoritma akan sangat mirip, bahkan sama dengan program. Jika persoalan makin kompleks, algoritma hanya berisi abstraksi, yang akan mempermudah implementasinya menjadi program.

Diagram Alir

Diagram alir dibuat dalam bentuk aliran simbol yang dapat ditelusuri dari suatu titik permulaan hingga titik akhir dari program. Diagram alir dibuat menggunakan simbol standar ANSI/ISO yang beberapa simbol dasarnya diberikan pada Tabel 7.1.

Tabel 7.1 Simbol Diagram Alir Beserta Maknanya

Tabel 7.1 Simbol Diagram Alir Beserta Maknanya

Simbol 1

Nama: Garis alir(flowline)

Deskripsi: Arah yang menunjukkan aliran program dari awal hingga akhir.

Simbol 2

Nama: Terminator

Deskripsi: Titik awal atau titik akhir suatu program.

Simbol 3

Nama: Proses

Deskripsi: Suatu kegiatan komputasi yang dilakukan oleh program: misalnya operasi aritmatika.

Simbol 4

Nama: Keputusan

Deskripsi: Merupakan titik percabangan yang salah satu cabangnya dapat dilalui oleh program berdasarkan suatu kondisi.

Simbol 5

Nama: Masukan (Input)/Keluaran (Output)

Deskripsi: Melambangkan titik saat program akan menerima suatu data atau menghasilkan suatu informasi.

Simbol 6

Nama: Subprogram

Deskripsi: Melambangkan suatu kegiatan atau proses lain yang telah didefinisikan sebelumnya.

Simbol 7

Nama: Penghubung dalam Halaman

Deskripsi: Digunakan untuk menghubungkansuatu titik pada diagram alir ke titik lain pada halaman yang sama

Simbol 8

Nama: Penghubung antarhalaman

Deskripsi: Digunakan untuk menghubungkan suatu titik pada diagram alir ke titiklain pada halaman yang berbeda. Digunakan apabila diagram lain cukup kompleks sehingga tidak dapat digambar dalam satu halaman.

Untuk memahami bagaimana diagram alir digunakan untuk menggambarkan suatu algoritma, pada bagian berikut, diberikan lima buah contoh diagram alir dari beberapa proses berpikir yang telah kalian kenal.

Baca Juga :  Jawaban Ayo Mencoba Matematika Halaman 223 Kelas 10

Contoh Diagram Alir dari Beberapa Proses Berpikir

a. Diagram Alir 1: Menghitung Luas Persegi

Diagram Alir 1: Menghitung Luas Persegi

Diagram alir dibaca mulai dari simbol START, lalu mengikuti arah panah.

Untuk menghitung luas persegi, kalian memerlukan sebuah data, yaitu panjang sisi. Panjang sisi ini dibaca pada diagram alir dengan menggunakan kata kunci READ dan disimpan dalam sebuah variabel bernama sisi.

Setelah itu, kalian melakukan suatu proses ekspresi matematika untuk menghitung luas persegi menggunakan rumus yang telah kalian ketahui, yaitu luas = sisi x sisi. Hasil perhitungan tersebut disimpan pada sebuah variabel bernama luas.

Walaupun telah memperoleh jawaban yang dicari, komputer perlu diinstruksikan secara spesifik untuk mengeluarkan jawaban tersebut. Pada diagram ini, kata kunci PRINT digunakan untuk mencetak nilai dari variabel luas yang telah diperoleh pada tahap sebelumnya.

Setelah PRINT, algoritma berakhir karena simbol setelahnya adalah simbol END.

b. Diagram Alir 2: Menghitung Luas Permukaan Kubus

Diagram Alir 2: Menghitung Luas Permukaan Kubus

Saat menyusun solusi untuk menyelesaikan suatu permasalahan, kita seringkali membutuhkan solusi dari permasalahan lain yang lebih sederhana.

Misalnya, kita harus menghitung luas permukaan dari sebuah kubus. Pada prosesnya, kita perlu menghitung luas persegi yang membentuk kubus tersebut. Hal ini dapat digambarkan pada diagram alir menggunakan simbol subprogram.

Pada diagram alir ini, terlihat bahwa proses akan memanggil subprogram menghitung luas persegi yang telah kita buat sebelumnya.

Subprogram dapat kalian gunakan untuk menggambarkan abstraksi dan dekomposisi yang telah kalian pelajari pada berpikir komputasional.

 

c. Diagram Alir 3: Membagi Bilangan

c. Diagram Alir 3: Membagi Bilangan

Diagram alir dapat memiliki beberapa kemungkinan aliran sehingga suatu algoritma dapat adaptif terhadap masukan yang diberikan. Hal ini dimungkinkan dengan adanya simbol keputusan. Aliran keluar dari simbol keputusan akan bergantung pada kondisi yang ada di dalam simbol keputusan.

Pada contoh ini, simbol keputusan digunakan untuk menghindari dijalankannya suatu operasi matematika yang tidak dapat dieksekusi oleh komputer, yaitu operasi pembagian dengan pembagi bernilai 0. Apabila operasi tersebut dilakukan, komputer akan menampilkan pesan kesalahan dan program akan berhenti secara tidak wajar.

Diagram alir ini merupakan proses untuk membagi pembilang dengan penyebut. Akan tetapi, sebelum operasi pembagian dilakukan, diagram akan mengecek terlebih dahulu nilai dari penyebut. Apabila penyebut bernilai 0, operasi pembagian tidak dilakukan dan pesan yang sesuai akan ditampilkan. Jika tidak, operasi dapat dilakukan dengan aman dan hasil pembagian dapat ditampilkan.

d. Diagram Alir 4: Menghitung Mundur dari N hingga 1

Diagram Alir 4: Menghitung Mundur dari N hingga 1

Aliran pada diagram alir dapat diatur sehinggasatu lebih simbol dijalankan berulang kali. Pada contoh berikut, perulangan dilakukan sehingga diagram alir tersebut akan menghasilkan barisan bilangan bulat dari N hingga 1. Misalkan, N bernilai 5. Maka, diagram alir akan mencetak angka 5 4 3 2 1.

Baca Juga :  Merangkum Berdasarkan Gagasan Pokok

Tentunya, perulangan tidak bisa dilakukan terus-menerus sehingga diperlukan suatu kondisi untuk menghentikan perulangan. Simbol keputusan dapat digunakan untuk menghentikan perulangan tersebut pada kondisi yang kita tetapkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

e. Diagram Alir 5: Mencari Bilangan Terbesar dari Suatu Himpunan Bilangan

Tentunya, simbol-simbol dasar pada diagram alir dapat dipadukan untuk menghasilkan sebuah proses yang lebih kompleks. Diagram alir berikut menggambarkan proses mencari bilangan terbesar dari suatu himpunan bilangan yang diberikan. Diagram alir berikut akan membaca sebanyak N buah bilangan dan akan menghasilkan bilangan yang paling besar di antara bilangan tersebut.

Diagram Alir 5: Mencari Bilangan Terbesar dari Suatu Himpunan
Bilangan

f. Menelusuri Diagram Alir

Di buku kerja kalian, kalian dapat melakukan penelusuran (tracing) secara terstruktur dengan membuat tabel sederhana yang terbagi tiga bagian, yaitu masukan, nilai variabel, dan keluaran. Bagian masukan akan diisi dengan data yang akan diproses, bagian nilai variabel akan menjadi tempat kalian mencatat nilai yang disimpan di dalam variabel, sedangkan bagian keluaran akan diisi dengan data yang dihasilkan oleh diagram alir. Penelusuran ini menjadi penting saat kalian ingin memahami perilaku dari suatu algoritma, atau saat kalian ingin mengecek ketepatan keluaran dari suatu algoritma.

Sebagai contoh, misal kalian mencari bilangan terbesar dari 4 bilangan berikut: 1, 3, 2, 4 menggunakan diagram alir kelima. Ada beberapa kegiatan inti yang akan kalian lakukan dalam melakukan penelusuran.

1. Mempersiapkan lembar kerja penelusuran (Tabel 7.2.a), kalian menuliskan data yang akan diolah, menuliskan nama variabel yang digunakan pada diagram alir, dan mengosongkan bagian keluaran.

2. Setelah itu, kalian mulai menelusuri diagram alir dari bagian permulaan.

3. Ketika menemukan simbol untuk membaca suatu data, kalian dapat mencoret masukan yang dibaca, kemudian meletakkannya ke variabel yang tepat. Misal, kalian berada pada simbol masukan READ N. Letakkan bilangan pertama di bagian masukan (yaitu 4) ke variabel N (Tabel 7.2.b).

4. Ketika kalian tiba di suatu simbol proses yang menyimpan suatu nilai pada variabel (penugasan atau assignment), kalian meletakkan nilai tersebut pada bagian nilai variabel. Misalnya, saat bertemu dengan Terbesar = 0 pada diagram alir, kalian menuliskan nilai 0 pada variabel terbesar (Tabel 7.2.c).

5. Proses juga dapat berisi ekspresi matematika, misalnya N = N – 1. Untuk mengerjakan ekspresi tersebut, kerjakan dahulu bagian kanan dari ekspresi, yaitu N – 1. Cek nilai N saat ini di bagian nilai variabel, dan kalian akan menemukan nilai 4. Kerjakan ekspresi tersebut, yaitu 4 – 1 = 3, lalu simpan hasilnya ke sisi kanan dari ekspresi yaitu variabel N. Lewat ekspresi ini, nilai N yang tadinya 4 sekarang telah berubah menjadi 3. Kalian dapat mencoret nilai 4 dan menuliskan nilai 3 pada Lembar Kerja (Tabel 7.2.d).

Baca Juga :  Jawaban Informatika Kelas 7 Aktivitas AP-K7-01 Mari Memahami Lebih Halaman 200 Kurikulum Merdeka

6. Kemudian, kalian dapat melanjut proses dan akhirnya menemukan nilai N sekarang bernilai 0. Lembar Kerja kalian akan berisi seperti Tabel 7.2.e.

7. Kemudian, kalian menemukan simbol keluaran PRINT Terbesar. Pada tahap ini, kalian dapat menuliskan isi dari variabel terbesar ke dalam bagian keluaran di lembar kerja kalian (Tabel 7.2.f ).

8. Terakhir, kalian menelusuri dan menemukan terminator END sehingga penelusuran berakhir. Dengan demikian, diagram alir tadi menghasilkan keluaran berupa nilai 4 pada kasus yang diberikan. Selamat! Kalian telah berhasil menelusuri diagram alir!

Tabel 7.2 Ilustrasi Penelusuran Diagram Alir di Buku Kerja Siswa

Tabel 7.2 Ilustrasi Penelusuran Diagram Alir di Buku Kerja Siswa.

Tabel 7.2 Ilustrasi Penelusuran Diagram Alir di Buku Kerja Siswa.

Walaupun ilustrasi ini terdiri atas beberapa tabel, kalian cukup bekerja dengan satu tabel saat menelusuri diagram alir. Teknik penelusuran ini tidak hanya dapat digunakan untuk membaca suatu diagram alir, tetapi juga dapat digunakan untuk membaca pseudocode atau kode program.

FAQ Diagram Alir

Apa yang dimaksud dengan diagram alir?

Diagram alir adalah representasi grafis dari langkah-langkah atau proses dalam suatu sistem atau program. Diagram ini menggunakan simbol-simbol untuk menggambarkan urutan aktivitas atau keputusan dalam suatu alur kerja.

Diagram alir digunakan untuk apa?

Diagram alir digunakan untuk membantu memvisualisasikan urutan langkah-langkah atau proses dalam suatu sistem. Fungsinya melibatkan dokumentasi, analisis, perancangan, dan pemahaman suatu proses, terutama dalam bidang pengembangan perangkat lunak, rekayasa sistem, dan bidang lain yang melibatkan alur kerja.

Bagan alir ada berapa?

Terdapat beberapa jenis simbol dan notasi yang dapat digunakan dalam diagram alir, dan jumlahnya bisa bervariasi tergantung pada metode atau standar yang digunakan. Beberapa simbol umum termasuk simbol untuk proses, keputusan, input/output, dan alur kendali.

Bagaimana cara membaca diagram alir?

Membaca diagram alir melibatkan pemahaman simbol-simbol yang digunakan dan mengikuti urutan langkah-langkah atau proses yang dijelaskan dalam diagram. Simbol-simbol umum melibatkan persegi panjang untuk proses, diamond untuk keputusan, oval untuk awal atau akhir, dan panah untuk menghubungkan simbol-simbol tersebut sesuai dengan alur logis. Pemahaman urutan simbol dan alur logisnya membantu dalam menginterpretasikan bagaimana suatu sistem atau proses bekerja.

Kesimpulan Diagram Alir

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa diagram alir adalah representasi visual yang membantu dalam memahami urutan langkah-langkah atau proses secara sistematis. Membaca diagram alir memungkinkan seseorang untuk dengan mudah mengikuti jalannya suatu proses dan memahami hubungan antarlangkah. Sebagai alat komunikasi yang efektif, penggunaan diagram alir dapat mempermudah penyampaian informasi kompleks dan mendukung pemahaman yang lebih baik dalam berbagai konteks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *